Teh yang satu ini tidak termasuk teh kekinian yang sekarang sedang booming. Teh kombucha tergolong sebagai teh kesehatan karena punya efek pada kesehatan tubuh, seperti halnya teh hijau. Jika sudah tahu manfaatnya, kalian pasti penasaran bagaimana cara membuat teh kombucha dan seperti apa rasanya?

Tampilan teh kombucha tak berbeda dari seduhan teh pada umumnya, kecoklatan begitu khas seduhan teh. Tetapi rasanya cukup jauh berbeda. Teh fermentasi ini rasanya cenderung asam. Jika ingin mendapatkan rasa yang lebih lezat, kalian bisa mencampurkannya dengan perasan jeruk lemon, gula merah dan es batu. Hmm…segar banget diminum siang hari!

Baca juga: MANFAAT MINUMAN TEH FERMENTASI UNTUK PENYEMBUHAN DAN KEBUGARAN

Bahan-bahan Untuk Membuat Teh Kombucha

Penasaran bagaimana cara membuat teh kombucha? Untuk membuat teh fermentasi ini, ada beberapa bahan yang perlu dipersiapkan. Berikut bahan-bahannya.

• Teh secukupnya

Sebaiknya gunakan daun teh misalnya teh tubruk dan hindari menggunakan teh sachet. Jenis teh apa saja bisa digunakan, misalnya teh hijau atau teh hitam. Hindari memakai teh yang sudah dicampur aroma lain seperti teh aroma melati atau vanila.

• Air bersih yang sudah dididihkan dan didiamkan selama 1 malam

Siapkan air bersih sebanyak 2 hingga 3 liter untuk kombucha berdiameter 10cm. Siapkan air sebanyak 8-10 liter untuk kombucha berdimeter 25cm. Air bersih yang digunakan sebaiknya adalah air tanah atau air ledeng. Hindari menggunakan air mineral karena air mineral mengandung ozone.

• Gula pasir

Gula pasir sebanyak 2 hingga 3 ons untuk kombucha diameter 10cm dan gula pasir sebanyak 8 hingga 10 ons untuk kombucha diameter 25cm. Gula pasir bisa diganti dengan gula batu ataupun gula aren tetapi tidak bisa diganti dengan gula-gula kimia.

• Starter kombucha

Starter kombucha ini juga dikenal dengan sebutan SCOBY (Symbiotic Culture Of Bacteria and Yeast).

• Cuka kombucha

Cuka kombucha adalah teh kombucha yang telah menjadi cuka. Cuka kombucha bisa dibuat sendiri dengan cara memfermentasikan teh kombucha selama empat sampai enam minggu sehingga diperoleh teh kombucha yang asam seperti cuka. Semakin lama fermentasi dilakukan, maka hasilnya pun akan semakin asam.

Baik starter kombucha maupun cuka kombucha bisa didapat dengan mudah di marketplace kok. Harganya pun cukup terjangkau. Bahkan ada toko yang menjual paket lengkap termasuk botol-botol kaca untuk wadah teh fermentasi!

teh kombucha

source: https://unsplash.com/@to_metz

Peralatan yang Dibutuhkan

Jika bahan-bahan sudah disediakan, siapkan pula peralatan-peralatan yang dibutuhkan. Adapun peralatan tersebut meliputi:

• Panci

Hindari memakai panci dari bahan aluminium. Siapkan panci dari bahan kaca, stainsless steel atau panci berlapis email yang tidak cacat atau berkarat.

• Termometer

Untuk mengukur suhu air dengan tepat.

• Wadah fermentasi

Hindari menggunakan wadah plastik atau aluminium karena bisa menyebabkan oksidasi. Siapkan stoples dari bahan kaca atau keramik dengan kapasitas 3 liter untuk kombucha ukuran kecil. Atau stoples kapasitas 10 liter untuk kombucha ukuran besar.

• Sapu tangan atau serbet

Sapu tangan atau serbet ini nantinya dipakai untuk menutup stoples.

• Tali atau karet gelang

Cara Membuat Teh Kombucha

Langkah pertama untuk membuat teh kombucha tentu saja dengan menyiapkan bahan utamanya. Bahan utamanya adalah air seduhan teh. Untuk itu rebus 1 liter air dengan menggunakan panci yang ada dalam daftar peralatan. Jika air sudah mencapai suhu 70-80 derajat, masukkan teh tubruk lalu tutup panci. Tunggu selama kurang lebih 3 menit atau sampai didapat air seduhan yang cukup pekat sesuai keinginan.

Langkah kedua, saring air teh hingga bersih dari ampas teh lalu tambahkan gula aduk sampai semua gula larut dan tercampur rata.

Langkah ketiga, jika suhu air seduhan teh sudah dingin atau hangat-hangat kuku segera pindahkan ke wadah fermentasi. Kemudian campurkan 1 liter hingga 2 liter air dengan suhu ruang.

Langkah keempat, masukkan starter kombucha yang terdiri dari SCOBY dan cuka kombucha. Kemudian aduk perlahan-lahan. Tak usah panik jika SCOBY mengapung atau tenggelam. Sebab kedua kondisi itu tak akan mempengaruhi proses fermentasi.

Langkah kelima dan terakhir, tutup wadah fermentasi dengan sapu tangan atau serbet bersih agar udara tetap ada namun wadah tetap terlindungi dari kotoran dan serangga. Lantas ikat dengan tali atau karet gelang.

Hanya dengan lima langkah ini saja, maka pembuatan teh kombucha sudah selesai dilakukan. Selanjutnya kalian tinggal menunggu proses fermentasi tersebut berjalan. Fermentasi kombucha ini membutuhkan waktu antara 8 hari hingga 12 hari pada suhu 18-200C. Pada suhu yang lebih tinggi, proses fermentasi biasanya berlangsung lebih singkat. Di daerah yang beriklim panas antara 22-260C, proses fermentasi kombucha membutuhkan waktu antara 4 hari sampai dengan 6 hari.

Selama berlangsungnya proses fermentasi ini, bahan yang difermentasikan tidak boleh terguncang-guncang, tidak dipindah-pindahkan, tidak terpapar cahaya matahari, berada pada suhu ruangan, tidak kekurangan udara dan terjaga kebersihannya dari serangga-serangga.

Jika waktu fermentasi sudah dilalui, maka saatnya panen telah tiba! Buka wadah fermentasi dan saring teh hasil fermentasi. Masukkan dalam botol-botol kaca dan tutup rapat. Simpanlah dalam kulkas. Jika ingin lebih sedap, bersabarlah menunggu 3 hari lagi. Soda fermentasi akan lebih terasa sehingga rasanya lebih segar. Jangan dihabiskan semua, sisihkan teh fermentasi ini untuk membuat starter yang nantinya bisa digunakan lagi dalam proses fermentasi.

Lalu apa tanda fermentasi gagal? Kegagalan proses fermentasi ini ditandai dengan air seduhan teh yang tak berubah menjadi asam. Ketika wadah fermentasi dibuka, kalian akan mencium bau basi atau busuk. Kegagalan bisa disebabkan banyak faktor, misalnya saja peralatan dan tangan kalian saat proses pembuatan kurang steril, ruangan terlalu lembab, terkena cahaya matahari, atau teh yang terlalu manis.

Nah, setelah mengetahui cara membuat teh kombucha, apakah kalian tertarik mencobanya?