Petani Muda – Fakta menunjukkan, di tahun 1967 rasio pekerja Indonesia di sektor pertanian mencapai jumlah 65,8% dari total pekerja. Tetapi pada tahun 2019, jumlah petani tersisa hanya 28% saja.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan data yang menunjukkan jumlah petani Indonesia per 2019 mencapai 33, 4 juta orang. Tetapi dari data tersebut diketahui bahwa jumlah petani muda yang berusia 20 tahun hingga 39 tahun hanya berjumlah 2,7 juta orang atau 8 % dari total petani.

Dalam webinar yang digelar Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di pengujung Maret 2021, muncul sebuah prediksi yang menyebut bahwa di tahun 2063 pekerjaan petani di Indonesia bisa saja lenyap. Bukan tanpa alasan, tren pekerja di sektor pertanian terus menurun karena semakin banyak yang beralih ke sektor jasa dan industri.

petani muda

source: Unsplash.com

Nah, berbagai cara pun lantas dilakukan untuk menarik minat anak muda agar mau terjun ke bidang pertanian yang sebenarnya sangat menjanjikan. Jika kalian ingin tahu lebih banyak tentang pertanian, ada beberapa referensi berkualitas yang bisa kalian kunjungi.

Majalah Online Pertanian

Majalah Trubus sudah sejak lama dikenal sebagai media yang mengusung tema pertanian. Majalah ini kini hadir dalam versi online yang semakin mudah diakses. Majalah trubus versi online ini berisikan beragam informasi menarik seputar pertanian. Tentu saja, kalian tetap bisa berlangganan Majalah Trubus cetak dengan bahasan pertanian yang lebih mendalam.

Komunitas Pertanian untuk Petani Muda

Saat ini ada cukup banyak komunitas pertanian yang menjadi wadah bagi para petani modern untuk bertemu dan bertukar pikiran. Salah satunya komunitas pertanian di Sariagri.id. Kalian bisa bergabung untuk membagikan ilmu pertanian yang kalian miliki dan juga belajar dari pelaku di bidang pertanian lainnya.

Sekolah untuk Petani Muda

Diluncurkan akhir Maret 2021, Sekolah Tani Milenial mengenalkan konsep peternakan domba atau kambing tanpa arit. Adapun pakan ternak alternatif berasal dari limbah kulit jagung yang difermentasi. Digagas oleh Rayndra Syahdan Mahmudin, sekolah ini bertekad menunjukkan bahwa petani milenial bisa memanfaatkan sistem yang lebih modern dan juga teknologi.

Nah, apakah kalian punya referensi lainnya untuk petani muda zaman now? Berbagi yuk!

 

Referensi: 

Komunitas Pertanian SariAgri, Komunitas Petani Jaman Now!